Berita Cepat Global – Informasi Portal

Bagaimana ERP Membantu Mengelola Serial Number dan Lot Number Produk?

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

ERP mencatat serial number untuk melacak satu unit barang dan lot number untuk melacak satu kelompok produksi. Keduanya terhubung ke setiap transaksi stok, sehingga asal-usul dan tujuan barang bisa ditelusuri dalam hitungan menit. Hasilnya, penarikan produk dan klaim garansi menjadi lebih terkendali.

Serial Number dan Lot Number: Mirip, Tapi Fungsinya Beda

Serial number adalah identitas unik untuk satu unit barang. Contohnya laptop, mesin produksi, atau perangkat elektronik. Lot number menandai sekelompok barang yang diproduksi atau diterima bersamaan. Contohnya satu batch obat atau satu partai bahan baku.

Tanpa pembeda yang jelas, pencatatan sering tercampur. Gudang akhirnya bergantung pada label tempel dan catatan manual yang mudah hilang.

Skenario Tarik Produk: Dari Berhari-hari Jadi Hitungan Menit

Bayangkan pemasok melaporkan satu lot bahan baku bermasalah. Tim gudang harus tahu lot itu dipakai di produksi yang mana. Setelah itu, produk jadinya sudah terkirim ke pelanggan siapa. Tanpa sistem terpadu, penelusuran ini bisa memakan berhari-hari.

Pada ERP, lot number tercatat sejak penerimaan barang. Nomor itu terbawa ke perintah produksi, pengiriman, hingga faktur. Penelusuran maju dan mundur cukup dilakukan dari satu laporan.

Klaim Garansi yang Tidak Lagi Memicu Perdebatan

Seorang pelanggan mengajukan klaim garansi untuk mesin yang dibeli setahun lalu. Staf layanan cukup memasukkan serial number ke sistem. Tanggal pengiriman, nama pelanggan, dan riwayat servis langsung muncul. Proses verifikasi pun tidak lagi bergantung pada ingatan atau arsip kertas.

Cara Pelacakan Bekerja di Dalam Sistem

Sistem ERP menyediakan pengaturan pelacakan di tingkat produk. Satu produk bisa dilacak dengan serial number, lot number, atau tanpa keduanya. Odoo, misalnya, menyediakan opsi tersebut pada pengaturan produk. Setiap pergerakan stok kemudian mewajibkan nomor itu diisi.

Info menarik  Website Andal dari Surabaya: Desain Ciamik, Hasil Dramatis!\'

Banyak sistem juga menyimpan tanggal kedaluwarsa per lot. Dengan begitu, stok yang lebih cepat kedaluwarsa bisa dikeluarkan lebih dulu.

Industri yang Paling Membutuhkan Pelacakan Ini

Industri dengan risiko kualitas tinggi paling bergantung pada pelacakan batch. Farmasi, makanan, kosmetik, dan elektronik adalah contoh yang lazim. Regulasi pada sektor obat dan pangan mengharuskan batch produk dapat ditelusuri. Distributor suku cadang juga memakainya untuk klaim garansi.

Pencatatan Manual Versus ERP, Apa Bedanya?

Perbandingan berikut merangkum empat kriteria yang biasanya dinilai sebelum perusahaan beralih sistem.

Kriteria

Pencatatan Manual

Sistem ERP

Kecepatan penelusuran

Jam hingga hari, tergantung ketelitian staf

Hitungan menit lewat laporan traceability

Risiko salah catat

Tinggi karena input berulang

Lebih rendah karena nomor wajib diisi

Visibilitas stok

Tersebar di banyak file

Terpusat per lot atau unit

Kesiapan audit

Perlu rekonsiliasi manual

Riwayat transaksi tersimpan otomatis

Tips Menyiapkan Pelacakan Sebelum Go-Live

ERP terbaik bagi sebuah perusahaan bukan yang fiturnya terbanyak, melainkan yang pelacakannya cocok dengan alur gudang. Pemetaan ini sebaiknya dikonsultasikan dengan partner implementasi ERP profesional sebelum konfigurasi dimulai. Jasa pembuatan ERP yang baik biasanya mulai dari pemahaman proses, bukan dari fitur.

  1. Tentukan produk yang wajib serial number dan yang cukup lot number. Barang bernilai tinggi biasanya butuh serial.
  2. Seragamkan format penomoran, misalnya kode produk, tanggal, dan urutan batch.
  3. Petakan saldo awal ke lot atau serial yang benar sebelum data diimpor.
  4. Gunakan pemindai barcode agar staf gudang tidak mengetik nomor manual.
  5. Uji satu skenario penelusuran penuh, dari penerimaan hingga pengiriman.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • Apakah semua produk wajib memakai serial atau lot number? Tidak, pelacakan cukup diaktifkan untuk produk berisiko tinggi atau bernilai besar.
  • Apakah pelacakan lot bisa menunjukkan tanggal kedaluwarsa? Bisa, selama sistem ERP yang dipakai mendukung pengaturan tanggal kedaluwarsa per lot.
  • Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menerapkan pelacakan ini? Durasinya bergantung pada jumlah produk dan kerapian data stok awal.
Info menarik  Business Continuity Plan ERP: Bagaimana Perusahaan Bertahan saat Sistem Gagal?

Arah Pelacakan Barang ke Depan

Pelacakan serial number dan lot number menjadi bagian penting dari manajemen stok modern. Tuntutan transparansi rantai pasok dan audit akan terus mendorong adopsi pelacakan digital. Perusahaan yang memetakan alur barang sejak awal cenderung lebih siap menghadapinya. i2C Studio, sebagai partner implementasi Odoo, dapat menjadi salah satu rujukan profesional dalam menata pelacakan tersebut.